CINTA MIKIO OKADA

Mon, 11 November 2013 - 22:32 | Dilihat : 997
99519947993392800802142149444n.jpg

Bacaan : Roma 5:1-11
Setahun: Kisah Para Rasul 4-6
Nats: Akan tetapi, Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita dalam hal
      ini: Ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati untuk kita.
      (Roma 5:8)

Judul:

                          CINTA MIKIO OKADA

  Mikio Okada, seorang nelayan di Pulau Hokaido, Jepang, sangat
  menyayangi putrinya, Natsune. Suatu hari pada Februari 2013 ketika
  menjemput putrinya dari sekolah, ia terjebak badai salju. Ia
  menggunakan jaket dan tubuhnya untuk menghangatkan tubuh putrinya.
  Ia berjuang keras untuk menyelamatkan nyawa Natsune. Sungguh
  memilukan, justru ia yang kemudian tewas membeku. Nantinya tim
  penyelamat menemukan jasadnya dalam keadaan memeluk putrinya.
  Beruntung nyawa Natsune terselamatkan. Kisah ini mengingatkan kita
  pada pengurbanan Kristus di kayu salib (bandingkan Rm. 5:7).

  Sungguh luar biasa yang telah diperbuat Yesus Kristus. Dia rela mati
  di kayu salib untuk manusia ketika kita masih berkubang dalam dosa
  (ay. 8). Allah ingin menujukan betapa Dia sangat mengasihi kita. Ya,
  walaupun sejatinya kita tidak layak dikasihi. Di atas kayu salib,
  dengan nyawa Anak Tunggal Allah, Dia telah membayar lunas dosa kita
  yang keji, yang seharusnya membawa kita ke dalam maut. Namun,
  Kristus bangkit dari kematian-Nya agar kita hidup. Dan, selanjutnya
  Kristus hidup di dalam hidup kita.

  Itulah satu-satunya tujuan hidup kita sekarang. Hidup bagi Kristus,
  apa pun yang kita katakan, apa pun yang kita pikirkan dan kita
  lakukan--semuanya itu untuk Kristus. Kiranya setiap orang yang
  berinteraksi dengan kita dalam hidup ini boleh mengenal bahwa Kritus
  itu hidup. Kiranya banyak orang beroleh keselamatan dari Kristus
  yang sudah menebus mereka dengan nyawa-Nya sendiri.

            KITA DISELAMATKAN DARI KEMATIAN AKIBAT DOSA,
            AGAR KITA MENEMPUH KEHIDUPAN BARU BAGI ALLAH.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top