Alia Permaya

Fri, 29 November 2013 - 17:12 | Dilihat : 785
al.jpg

Syallom, nama saya Alia Permaya. Teman-teman saya biasanya memanggil saya Alia. Saya lahir di Temiang Sawi, tepat pada 11 Maret 1994. Saya lulus dari SKM tahun 2009 dan saat ini saya sedang menyelesaikan S1 saya di UPH Teachers College Karawaci. Saya mengambil jurusan Biologi, dan saat ini saya sedang tahap menyelesaikan semester III saya. Saya beragama Katolik.

Hobby saya adalah mendengarkan musik dan tidur. Jika sedang tidak banyak kegiatan, saya lebih sering menghabiskan waktu saya di kamar dan di perpustakaan. Di kamar saya bisa berkomunikasi dengan kakak-kakak tingkat dan teman-teman saya, sedangkan di perpustakaan saya bisa membaca buku-buku yang berisi tentang pelajaran dan beberapa buku inspirasif. Saya bersyukur saat ini saya bisa berkuliah di UPH. Saya sadar ini adalah rencana Tuhan dalam hidup saya. Tuhan memakai Pak Bigman dan Yayasan MIKA dengan sangat luar biasa sehingga saya bisa berkuliah di kampus yang sangat baik saat ini. Saya tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi setelah saya lulus SMA  jika tidak ada Yayasan MIKA yang hadir dan mendirikan sekolah di Kalimantan Barat dan tidak ada orang-orang yang mendukung saya bersekolah di SKM dan mengambil program beasiswa yang ditawarkan oleh UPH melalui SKM.

SKM banyak memberi pelajaran kepada saya. Bagaimana menghormati guru, bersikap terhadap adik kelas, pembentukan karakter dan disiplin rohani yang diberikan kepada saya selama saya berasrama di SKM sangat memberi manfaat besar bagi saya ketika saya berada di luar lingkup asrama. SKM juga sangat membantu perekonomian keluarga saya. Sikap menghargai yang telah dilatih oleh guru-guru selama saya bersekolah di SKM mengajarkan saya bagaimana harus berskikap baik terhadap teman, dosen, dan orang lain. Disiplin rohani yang saya dapatkan di SKM juga memberi dampak kepada saya. Disiplin rohani yang diberikan membantu saya bergaul di luar dengan teman-teman saya yang lain. Sekarang saya sadar betapa beruntungnya saya berada di Teachers College meskipun terpisah dari orang tua saya.

Untuk SKM, jangan pernah mundur. Indonesia dan orang-orang di sekitar kita sangat membutuhkan bantuan kita. Inilah saatnya kita menyebarkan buah yang telah kita dapatkan selama di SKM.

Syallom, nama saya Alia Permaya. Teman-teman saya biasanya memanggil saya Alia. Saya lahir di Temiang Sawi, tepat pada 11 Maret 1994. Saya lulus dari SKM tahun 2009 dan saat ini saya sedang menyelesaikan S1 saya di UPH Teachers College Karawaci. Saya mengambil jurusan Biologi, dan saat ini saya sedang tahap menyelesaikan semester III saya. Saya beragama Katolik.

Hobby saya adalah mendengarkan musik dan tidur. Jika sedang tidak banyak kegiatan, saya lebih sering menghabiskan waktu saya di kamar dan di perpustakaan. Di kamar saya bisa berkomunikasi dengan kakak-kakak tingkat dan teman-teman saya, sedangkan di perpustakaan saya bisa membaca buku-buku yang berisi tentang pelajaran dan beberapa buku inspirasif. Saya bersyukur saat ini saya bisa berkuliah di UPH. Saya sadar ini adalah rencana Tuhan dalam hidup saya. Tuhan memakai Pak Bigman dan Yayasan MIKA dengan sangat luar biasa sehingga saya bisa berkuliah di kampus yang sangat baik saat ini. Saya tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi setelah saya lulus SMA  jika tidak ada Yayasan MIKA yang hadir dan mendirikan sekolah di Kalimantan Barat dan tidak ada orang-orang yang mendukung saya bersekolah di SKM dan mengambil program beasiswa yang ditawarkan oleh UPH melalui SKM.

 SKM banyak memberi pelajaran kepada saya. Bagaimana menghormati guru, bersikap terhadap adik kelas, pembentukan karakter dan disiplin rohani yang diberikan kepada saya selama saya berasrama di SKM sangat memberi manfaat besar bagi saya ketika saya berada di luar lingkup asrama. SKM juga sangat membantu perekonomian keluarga saya. Sikap menghargai yang telah dilatih oleh guru-guru selama saya bersekolah di SKM mengajarkan saya bagaimana harus berskikap baik terhadap teman, dosen, dan orang lain. Disiplin rohani yang saya dapatkan di SKM juga memberi dampak kepada saya. Disiplin rohani yang diberikan membantu saya bergaul di luar dengan teman-teman saya yang lain. Sekarang saya sadar betapa beruntungnya saya berada di Teachers College meskipun terpisah dari orang tua saya.

 Untuk SKM, jangan pernah mundur. Indonesia dan orang-orang di sekitar kita sangat membutuhkan bantuan kita. Inilah saatnya kita menyebarkan buah yang telah kita dapatkan selama di SKM.

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top