Generasi Muda Cinta Bahasa Indonesia

Penulis : yunus | Sat, 2 April 2016 - 00:35 | Dilihat : 358

Bulan Oktober dikenal sebagai Bulan Bahasa. Disebut demikian karena pada bulan tersebut telah terjadi peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Dalam peristiwa itu, para pemuda dari berbagai daerah mengikrarkan diri pada satu simpul: Sumpah pemuda yang berisikan pengakuan satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa. Bahasa Indonesia dinobatkan menjadi bahasa pemersatu bangsa dan diperingati setiap bulan Oktober oleh seluruh pemuda-pemudi khususnya di kalangan pelajar Indonesia.

 Bulan Bahasa di Kabupaten Landak tahun ini tidak hanya diperingati dalam upacara biasa, namun digelar dalam rangkaian perlombaan Bahasa dan Seni oleh SMK Negeri 1 Ngabang, dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme serta rasa bangga terhadap bahasa pemersatu bangsa di dalam jiwa para pelajar. Adapun beberapa perlombaan yang diadakan, yakni Lomba Teater yang mengusung tema cerita rakyat budaya setempat, menyanyikan lagu Bangun Pemudi Pemuda dan lagu-lagu daerah dalam Lomba Vokal Grup, Lomba Debat dengan topik-topik yang menarik dan menantang, Lomba Presenter Berita seputar kekayaan wisata, adat-istiadat, serta tokoh muda di Kabupaten Landak, Lomba Karnaval dengan mengenakan pakaian adat dari hampir seluruh wilayah Indonesia, serta Lomba Ekspresi Gaya Pelajar (EGP). Selama kegiatan ini berlangsung, para panitia, peserta, maupun pendamping harus menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Hal ini dilakukan untuk mengasah kepiawaian berbicara bahasa Indonesia serta untuk menghormati ikrar yang telah disepakati bersama oleh para pemuda-pemudi di masa lalu dalam Sumpah Pemuda.

Tentunya kegiatan yang luar biasa positif ini juga mendapat respon yang antusias dari siswa-siswi SMAK Makedonia yang diundang untuk turut serta. Dengan semangat, Tim Jurnalis, Teater, dan Vokal Grup Makedonia mempersiapkan diri. Meskipun cuaca kerap menjadi kendala di saat latihan maupun pada waktu perlombaan, namun para siswa tetap terlihat optimis. Upaya yang maksimal yang telah dilakukan oleh para siswa pun tak sia-sia. Tim Vokal Grup berhasil membawa pulang piala penghargaan dan hadiah berupa uang tunai sebagai Pemenang I dan Tim Teater dengan bangga mengemas piala dan hadiah oleh karena sukses meraih posisi Juara Kedua. Meskipun Tim Presenter belum berhasil membawa pulang kemenangan, namun mereka telah mengantongi banyak pengalaman serta ilmu yang bermanfaat dari lomba yang baru pertama kali ini mereka ikuti. Para siswa optimis mereka dapat mempersembahkan yang terbaik pada kesempatan berikutnya berbekal ilmu dan pengalaman berharga tahun ini.

Ajang Perayaan Bulan Bahasa ini kiranya tak hanya menjadi sarana kompetisi kompetensi seni dan bahasa semata, namun benar-benar dapat mengasah jiwa nasionalisme pelajar sebagai generasi muda Indonesia, serta memperdalam rasa bangga untuk mempelajari dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar di kehidupan mereka sehari-hari. Kegiatan ini berhasil memberikan aura positif di kalangan pelajar SMA Kabupan Landak. Para guru pun tak henti memuji kegiatan ini. “Anak-anak menjadi lebih rajin berlatih seusai pelajaran berakhir di sekolah, tidak keluyuran kemana-mana lagi,” komentar salah seorang guru SMAN 2 Ngabang yang turut mendampingi para siswanya dalam perlombaan Vokal Grup. Para siswa maupun guru sangat antusias dan terkesan. Semoga semangat muda ini tetap berkobar tak hanya di bulan Oktober saja, namun juga di bulan-bulan berikutnya. – Jurnalis SKM.

Komentar

Top