Buletin

Pendidikan Kristen Yang Membangun

Penulis : Pdt Nikodemus Rindin | Mon, 23 September 2019 - 13:49 | Dilihat : 96
Tags : Kristen Membangun Pendidikan Kristen

Terkait

1

Pendidikan Dan Aplikasi Kekristenan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tuhan menciptakan manusia dengan istimewa dan ..

2

Pengalaman Adalah Guru Terbaik

Perkenalkan nama saya Yulius Andre. Saya adalah ..

3

Finish What You Start!

Halo warga Sekolah Kristen Makedonia. Nama saya ..

Malala Yousafzai pernah berkata, “One Child, One Teacher, One Book and One Pen can Change the World.” Pemimpin hebat diseluruh dunia ini dihasilkan dari satu orang murid, satu orang guru, satu buku dan satu buah pena yang dipakai dengan sunggu-sungguh. Kisah Mother Teresa yang tak kalah menariknya ketika dia pergi ke Calcuta India dan mengajar anak-anak yang buta huruf dengan semangat dan penuh sabar. Ia menjadikan ranting untuk menjadi pena dan tanah menjadi buku. Pendidikan tak harus mahal, full fasilitas dan mewah. Namun perlu manusia-manusia yang dibangun dengan benar dan yang berjiwa besar agar anak didik memiliki semangat juang untuk meraih ilmu yang tinggi dan memuliakan Tuhan.

Semua anak di seluruh dunia berhak mendapatkan pendidikan yang layak sebab mereka sama berharga dan sama mulia. Karena itu, saat guru mengajar maka ia harus mengajar dengan cinta dan takut akan Tuhan. Dia harus memikirkan hal-hal yang penting untuk kebaikan murid dan mengajarkannya dalam kelas dan teladan hidupnya. Maka waktu proses berlajar mengajar berlangsung perlu diperhatikan apakah adanya hubungan, ilmu, iman dan disiplin? Kalau tidak ada, atau belum maksimal maka pikirkan hal ini kembali.

Adanya Hubungan. Hubungan adalah sesuatu yang sangat penting sebab aktivitas yang tidak berlandaskan hubungan yang baik akan menjadikan aktivitas tersebut menjadi rapuh, kering, membosankan dan tidak menarik sama sekali. Karena itu hubungan antara guru dan murid serta hubungan antar sesama murid harus diprioritaskan agar tercipta hidup; saling mengasihi, saling menghormati , saling mengampuni, saling menolong, menghargai dan saling percaya. Hasilnya terbangun respek, adanya kepeduliaan dan keharmonisan.

Adanya ilmu, ini hal yang utama dan penting dalam dunia pendidikan. Dan sekolah hadir harusnya sebagai tempat orang belajar; mendulang ilmu pengetahuan, melatih dan menggali potensi diri, mengasah dan mempertajam skill, memperkuat mental dan memampukan seseorang untuk menuangkan ide-de. Jadi pendidikan harusnya ada untuk mempersiapkan anak menghadapi realita kemajuan dan perkembangan zaman sehingga ia siap, mampu dan tidak ketinggalan zaman.

Adanya iman menjadi kekuatan hidup orang Kristen. Iman yang dilandaskan dalam persekutuan dengan Tuhan dalam belajar Firman dan doa. Karenanya perlu adanya untuk menolong para guru dan murid bertumbuh dalam iman. Memiliki relasi yang baik dengan Tuhan dan sesama. Roy W. Lorie mengatakan, “Tak ada satu pelajaranpun dapat diajarkan dengan tuntas dalam kebenarannya jika Sang Pencipta diabaikan atau diingkari.”

Adanya karakter terpuji. Karakker terpuji lahir dari murid yang hidup jujur; tidak mencontek pada saat ujian berlangsung. Tidak berbohong; membayar uang sekolah sesuai dengan kesanggupan dan membayar barang yang dibeli dengan jujur. Berani berkata, iya untuk iya dan tidak untuk tidak. Karakter terpuji terlihat dari sikap yang bertanggungjawab. Tidak melimpahkan kesalahan diri, berusaha membela diri atau berusaha menyalahkan orang lain. Tidak lalai mengerjakan PR, piket kelas, dll. Memiliki disiplin yang tinggi; tidak terlambat, membolos, menjaga kebersihan, kerapian dan mentaati tata tertib sekolah yang berlaku. Hanya dengan sikap disiplin maka seseorang bisa menjadi murid yang baik, maju dan berhasil di kemudian hari.

Komentar


Kontak

Alamat:

Sekretariat Yayasan MIKA

Wisma Bersama, Lt. 3 
Jl. Salemba Raya 24 A-B, Jakarta 10430
Telp. (62-21) 310 0023
Fax. (62-21) 310 1350


Bank : BCA Kedoya Baru
Rek. Operasional no. 309 300 4589
Rek. Pembangunan no. 309 300 8720
a/n Yayasan MIKA