TIDAK BERHENTI MELAYANI

Penulis : mika | Thu, 5 February 2015 - 10:46 | Dilihat : 718

Matius 28:19-20  mengatakan “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.".

Dari ayat diatas kita mendapat bayangan tentang apa yang Tuhan inginkan, bahwa tugas orang percaya adalah untuk pergi menjadikan semua bangsa murid-Nya, dan mengajarkan mereka untuk melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan. Pergi menjangkau semua bangsa memang tidak mudah, sebab kita akan menemukan banyak hambatan diantaranya, keadaan geografis, iklim, dan sosial budaya masyaraka yang tidak mendukung, yang paling berat diantara semua itu adalah mengalahkan diri sendiri. Diantaranya adalah menyangkal kesenangan diri, dengan berbagai alasan seperti usia yang semakin menua atau karena terlalu muda, sakit yang diderita, malas, sombong, dan masih banyak lagi alasan lain yang dapat diberikan.

Padahal kita semua sudah tahu bahwa untuk berbuah didalam Tuhan kita harus pergi bukan diam, dan untuk dapat berkembang maka kita harus melakukan pengajaran kepada orang lain. Oleh karena itu marilah kita pergi kesemua bangsa dan tidak berhenti melayani-Nya. Tugas yang diberikan kepada kita memang berat, tapi jangan kawatir karena Tuhan berjanji bahwa Dia menyertai kita senantiasa sampai pada akhir zaman. Dan apa yang kita perbuat tidak akan dilupakan-Nya.

Atas dasar uraian diatas Yayasan MIKA terus bergerak melakukan pelayanan yang tidak henti-hentinya, untuk menolong mereka yang membutuhkan. Mari kita terus bergerak dalam pelayanan ini, jangan pernah kita berhenti, sampai Tuhan mengatakan bahwa kitalah hamba yang setia yang berkenan kepada-Nya.

Untuk mengetahui kegiatan pelayanan Yayasan MIKA dibulan Mei 2014, maka kami terbitkan Buletin ini sebagai presentasi sebagaian kecil kegiatan selama satu bulan. Kepada semua Mitra yang telah terlibat dalam mengambil bagian pelayanan, baik dalam bentuk kontibusi doa, dana, dan tenanga yang diberikan, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Kirannya Tuhan Yesus Kristus yang memiliki pelayanan ini, yang membalas segala kebaikan, jerih lelah yang sudah dicurahkan oleh para Mitra. Akhirnya kita harus menyerahkan pelayanan kita kepada-Nya, dan biarlah Dia yang memimpin kita, serta memberkati kita. Amin. Yeremia

 

 

Komentar

Top